Pengurus dan Anggota MGMP PP MTs Jabar Terbitkan Buku Antologi Menyemai Pancasila di Madrasah


Lima belas guru Pendidikan Pancasila yang tergabung dalam Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Pendidikan Pancasila Madrasah Tsanawiyah (MTs) Jawa Barat menerbitkan buku antologi berjudul Menyemai Pancasila di Madrasah: Refleksi, Inspirasi, dan Praktik Guru Pendidikan Pancasila MTs Jawa Barat. Buku yang diterbitkan Antares Media Publishing pada Oktober 2026 ini menjadi wujud kolaborasi dan kontribusi intelektual para guru Pendidikan Pancasila dalam mengembangkan budaya literasi, mendokumentasikan praktik baik, serta memperkuat pendidikan karakter dan wawasan kebangsaan di lingkungan madrasah.

Buku ini melibatkan 15 penulis, yaitu Aa Nurdiaman, S.Pd. (MTsN 1 Kota Bandung), Rani Yulia Purwanti, S.Pd. (MTsN 2 Garut), Teddy Hermansyah, S.Pd. (MTsN 7 Majalengka), H. Dede Arief Rohaedi, S.Pd., M.M. (MTsN 10 Majalengka), Badrudin, M.Pd.(MTsN 3 Bogor), Aat Yuanita Ambarsari, S.Pd.(MTsN 7 Indramayu), Deni Kurniawan As’ari, M.Pd.(MTsN Kota Cimahi), Irawan Sarpingi S, S.Pd.(MTsN 6 cianjur), Hj. Eulis Rosyidatul Badriyyah, M.Pd.I.(MTs Al-Huda Sadananya Ciamis), Sri Sumiati, M.Pd.(MTs Darussalam Bogor) dan Neng Eva Setiani, S.Pd.(MTsN 3 Bogor). Editor buku Deni Kurniawan As’ari, M.Pd., yang juga Ketua MGMP PP MTs Jawa Barat.


Kehadiran buku ini mendapat apresiasi dari Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Majalengka, Dr. Hj. Euis Damayanti, M.P.Kim., yang memberikan kata pengantar dalam buku tersebut. Ia menyambut baik penerbitan antologi ini sebagai kontribusi nyata guru Pendidikan Pancasila dalam memperkaya khazanah pendidikan madrasah sekaligus membangun budaya literasi di kalangan pendidik. “Guru tidak hanya bertugas menyampaikan pengetahuan kepada peserta didik, tetapi juga harus terus belajar, berefleksi, mengembangkan kompetensi, dan membagikan pengalaman yang bermanfaat bagi sesama pendidik,” ujarnya.


Ia juga menekankan pentingnya Pendidikan Pancasila dalam menanamkan nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, musyawarah, dan keadilan sosial melalui keteladanan serta pembiasaan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam kata pengantarnya, ia berharap buku ini dapat menjadi sumber inspirasi bagi pendidik, pengelola madrasah, peserta didik, dan masyarakat luas.


Ketua MGMP Pendidikan Pancasila MTs Jawa Barat, Deni Kurniawan As’ari, M.Pd., menyampaikan bahwa penerbitan buku antologi ini merupakan salah satu ikhtiar bersama untuk meningkatkan profesionalisme guru sekaligus menguatkan eksistensi MGMP sebagai komunitas pembelajar. Menurut Deni, MGMP tidak hanya menjadi ruang pertemuan dan diskusi rutin, tetapi juga mampu melahirkan karya, gagasan, inovasi, serta kontribusi nyata bagi peningkatan mutu pendidikan madrasah.


“Kami ingin menunjukkan bahwa guru Pendidikan Pancasila tidak hanya mengajar di ruang kelas, tetapi juga mampu menghasilkan karya intelektual yang merekam pengalaman, pemikiran, dan praktik baik Pendidikan. Buku ini merupakan hasil kolaborasi dan semangat berbagi para guru Pendidikan Pancasila MTs Jawa Barat. Semoga menjadi inspirasi bagi guru-guru lainnya untuk terus berkarya dan mengembangkan budaya literasi,” ungkapnya saat ditemui di ruang kerjanya di MTsN 1 Kota Cimahi pada Rabu (4/11/2026).


Buku yang terdiri atas 13 tulisan ini mengangkat beragam tema aktual dalam dunia pendidikan madrasah. Di antaranya peningkatan daya saing madrasah, persoalan keluarga dan perkembangan jati diri peserta didik, literasi politik, pemaknaan Pancasila, sejarah Hari Lahir Pancasila, pemberdayaan MGMP, pendidikan sepanjang hayat, moderasi beragama, nasionalisme, pendampingan peserta didik dalam meraih prestasi, hingga tantangan perkembangan teknologi dalam pendidikan.


“Keragaman pembahasan tersebut memperlihatkan luasnya tanggung jawab guru Pendidikan Pancasila dalam menghadapi dinamika pendidikan dan kehidupan sosial. Pendidikan Pancasila tidak sekadar mengajarkan teori mengenai dasar negara, konstitusi, norma, serta hak dan kewajiban warga negara, tetapi juga menjadi wahana pembentukan karakter peserta didik yang religius, jujur, toleran, bertanggung jawab, demokratis, memiliki kepedulian sosial, serta mencintai tanah air,” ujar Deni.


Penerbitan buku Menyemai Pancasila di Madrasah diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat tradisi literasi, kolaborasi, dan pengembangan profesi guru melalui wadah MGMP. Lebih dari sekadar dokumentasi pemikiran, buku ini diharapkan menjadi bahan refleksi dan referensi praktis bagi guru dalam menghadirkan pembelajaran Pendidikan Pancasila yang kontekstual, inspiratif, dan berdampak terhadap pembentukan karakter peserta didik.


Melalui karya bersama ini, MGMP Pendidikan Pancasila MTs Jawa Barat menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan madrasah serta menanamkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan generasi muda. Sebab, Pancasila tidak cukup hanya diajarkan dan dihafalkan, tetapi harus disemai, ditumbuhkan, dan diwujudkan dalam praktik kehidupan sehari-hari di madrasah maupun masyarakat.


Kontributor : Tri Budiono/ Deni

Fotografer : MGMP PP MTs Jabar


Sumber: https://jabar2026.kemenag.go.id/berita/pengurus-dan-anggota-mgmp-pp-mts-jabar-terbitkan-buku-antologi-menyemai-pancasila-di-madrasah

Lebih baru Lebih lama