MAJALENGKA LAHIR SAAT TUHAN SEDANG MESEM ?

Oleh: Dede Arief RohaediKetua MGMP Pendidikan Pancasila MTs Kabupaten Majelengka




Ketika seorang psikolog sekaligus budayawan Belanda, M.A.W Brouwer mengatakan, “Bumi Pasundan lahir saat Tuhan sedang tersenyum”, maka sepertinya layak dikatakan pula bahwa, “Tanah Majalengka lahir  ketika Tuhan sedang mesem”. Suatu ungkapan yang hendak menunjukkan ketakjuban atas keindahan alam dan keberagaman corak budaya tradisi masyarakat di Tatar Pasundan. Begitupun dengan Majalengka, sebagai bagian dari Tatar Pasundan , daerah Jawa Barat (yang memang tak terbantahkan kecantikan alam semesta dan kekayaan budaya masyarakatnya) memiliki keelokan yang tak kalah mempesona pada alam raya dan khasanah khas budaya dan tradisi masyarakatnya. Berbagai ragam bentuk budaya baik fisik (arsitektur klasik, dan seni budaya) maupun tradisi atau kearifan lokal hadir nyata menyertai sendi-sendi kehidupan masyarakat Majalengka. Termasuk di dalamnya lokasi-lokasi alam nan memukau karena keindahannya, yang lalu dijadikan destinasi wisata yang layak dinikmati, dikunjungi masyarakat banyak.


Pemerintah Kabupaten Majalengka tentu telah mengetahui potensi-potensi alam seperti ini di wilayahnya. Dan sebagai tindak lanjutnya nampak pihak-pihak terkait di Pemerintahan Kabupaten Majalengka secara maksimal mengupayakan kemajuan sektor pariwisasta berbasis alam (wisata alam)  dan ekowisata ini melalui berbagai langkah nyata, antara lain pembangunan sarana-prasarana pendukung bagi objek-objek wisata di daerahnya. Juga gencar mempromosikan destinasi-destinasi wisata di Tatar Majalengka secara manual maupun di dunia digital serta di sosial media.

Pembaca yang budiman, terutama yang menjadi warga masyakarakat Kabupaten majalengka, sebagai upaya mendukung upaya promosi wisata Kabupaten Majalengka melalui kampanye  Majalengka Exotic Sundaland, mari kita mengenal beberapa destinasi wisata alam di Kabupaten Majalengka.

Pada urutan pertama, salah satu destinasi yang paling diunggulkan ; Terasering Panyaweuyan.

Bila Bali punya Sistem Irigasi pesawahan Subak, maka Majalengka punya Terasering Panyaweuyan. Panorama yang mempertontonkan keindahan pesawahan yang bersusun-susun secara harmonis. Menghiasi area pesawahan dataran tinggi lereng Gunung Ciremai, tepatnya di Kecamatan Argapura. Destinasi ini sudah sangat terkenal bukan hanya di Tatar Sunda, namun telah kondang ke pelosok Tanah Air, bahkan hingga ke luar negeri.

Terasering Panyaweuyan Majalengka

 

Nah, bagi para pembaca penyuka petualangan yang memacu adrenalin, pencari  sensasi aksi yang menantang, ada wisata arung jeram, Cikadongdong River Tubing di Desa Payung Kecamatan Teja.


Mengunjungi wahana wisata ini para wisatawan dijamin menikmati kesegaran air Sungai Cikadongdong yang mengalir deras, udara dingin dan bau khas pegunungan yang semerbak. Serta, ini yang sangat exciting, para pengunjung dapat menikmati kebebasan berteriak, menjerit,  melompat, berjingkrak, kegirangan yang ekstrim, karena diombang-ambing derasnya arus jeram yang hampir sepanjang satu kilometer ini.  Benar-benar jadi healing yang menyegarkan, bakal bikin feeling jadi tajam lagi.

 

Cikadongdong River Tubing di Desa Payung Kecamatan Teja

Destinasi ketiga yang layak disambangi kecantikkannya ialah Situ  Cipanteun.

Berlokasi di Desa Gunung Kuning, Kecamatan Sindang. Berjarak hanya sekitar tiga puluh menit perjalanan dari pusat Kota Majalengka.

Keasrian alam sekitar, lenggak-lenggok ceria tarian sekelompok Ikan Mas berenang di  tenangnya air situ, berbalut kesejukan udara merupakan kenikmatan yang bakal direguk pengunjung yang berkunjung. Sangat cocok bagi mereka yang sehari-harinya selalu disuguhi keramaian dan hiruk pikuk kota ataupun penatnya pekerjaan yang tiada ujung. Para pengunjung pun tak perlu khawatir akan kelaparan ada di lokasi Situ Cipanteun ini, sebab berbagai kuliner tradsional dijajakan oleh penduduk setempat. Siap untuk disantap, dinikmati, tentu dengan harga yang dijamin tidak akan membuat dompet anda menjerit karena terkuras. Jadi, Cool, calm and confident, semua kuliner yang dijual disini, murah.

 

Sekarang mari  kita turun ke daerah yang berada di dataran rendah, daerah kota Majalengka dan sekitarnya, persisnya daerah Munjul. Di lokasi ini terdapat Bundaran Munjul yang diapit dua taman, Taman Jomantara dan Taman Sejarah Majalengka. Pada Taman Sejarah nan mini namun indah ini, menampilkan foto, gambar, dan relief tokoh-tokoh penting dalam sejarah berdirinya Majalengka. Banyak sekali wisatawan  menjadikan lokasi ini untuk berfoto, sebab banyak sekali spot foto yang instagrammable.


Sementara itu, di Taman Jomantara, sebuah monumen pesawat tempur A-4 Skyhawk yang disumbangkan oleh TNI Angkatan Udara, dihadirkan dan menjadi ikon dari taman ini. Ikon yang mencerminkan konsep Majalengka sebagai aerocity, dengan hadirnya Bandara Internasional Jawa Barat di Kertajati - Majalengka.


Destinasi ini menawarkan suasana keramaian orang berjalan-jalan atau berolahraga, wisata kuliner dan hiburan untuk keluarga, khususnya permainan untuk anak-anak. Apalagi bila anda datang pada malam hari, malam minggu terutama, anda akan menikmati suasana hangat, indahnya air mancur dan bola dunia raksasa yang berputar diatas  kolam yang bermandikan cahaya lampu warna warni.


Berbagai jajanan, baik makanan maupun minuman menjadi teman asyik yang siap menemani pengunjung menikmati kehangatan malam di bundaran yang menjadi gerbang barat masuk Kota Majalengka ini.

 

Beranjak dari lokasi ini, ada dua pilihan berwisata ; Pertama, kearah selatan, sekitar 6,8 kilometer (dapat ditempuh dengan kendaraan bermotor sekitar 15-20 menit), terdapat  wisata olahraga paralayang (Gunung Panten). Bagi anda yang ingin menikmati Kota Majalengka dan sekitarnya dari udara, maka inilah tempatnya. Wisatawan bisa menikmati sensasi terbang di langit Majalengka dengan paralayang. Anda tidak bisa menerbangkannya sendiri ? Tenang, kawasan Paralayang Gunung Panten  menyediakan layanan penerbangan tandem. Anda bisa terbang didampingi oleh pilot profesional.


Pilihan kedua, kearah utara, masih dekat dari pusat kota, terdapat wahana wisata keliling dunia, namanya adalah Wisata Keliling Dunia Majalengka. Berlokasi di kawasan Ring Road Cikasarung, Majalengka. Tempat ini menampilkan miniatur landmark ikonik dari berbagai negara di dunia.


Ada hal yang cukup menarik, di lokasi ini walaupun para pengunjung sudah berwisata ”berkeliling dunia”, namun para pengunjung disuguhi dan bisa menikmati, mendapatkan oleh-oleh yang berupa kuliner ikonik Majalengka, seperti Kecap Majalengka, Mangga Gedong Gincu, Jalakotek, Nasi Lengko, Pencok Katel, Emping Melinjo, hingga Gula Cakar, dan  Opak Beca serta kuliner khas yang lainnya yang diperdagangkan oleh pedagang setempat.


Bagi masyarakat yang belum berkesempatan berwisata ke luar negeri,  tempat ini menjadi alternatif bijak dan hemat, namun tetap bisa menikmati  sensasi piknik ke luar negeri, keliling dunia, hehehe… menarik, kan ?

 

Begitulah para pembaca, Majalengka memiliki tempat-tempat wisata exotic dan keindahan alam yang elok menakjubkan yang niscaya membuat para penginjung senang dan mesem menikmatinya.


Sungguh berbahagia warga Majalengka mendapati anugrah indahnya alam raya dan kekayaan ragam budaya masyarakat dari Tuhan Yang Maha Pencipta, Allah Subhanahu wa ta'ala.


Mari para pembaca sekalian, datang berkunjung ke Majalengka. Sekarang waktu yang tepat sepertinya, karena masih liburan panjang sekolah.


Bagi warga Majalengka, ayo bersama kita viralkan di berbagai jejaring sosial, betapa Majalengka itu keren, ajak mereka berkunjung dan nikmati Majalengka !

Selamat berlibur, dan salam dari Tanah Subur.

Majalengka, 2 Juli 2026.

Lebih baru Lebih lama